Waduh.. terlalu lama gak ada kegiatan tulis menulis di sini.. been busy for a while with my life. Anyway saya mau tulis tentang trip darat yang bisa masuk salah satu kategori terpanjang dalam hidupku. Bersama dengan dua buddy, buddy Datz dan buddy Ky, dan sebuah mobil trooper warna merah menyala. Perjalanan dimulai dengan ketemuan dengan Datz dan Ky di daerah sekitar pelabuhan Pototano, ini pelabuhan di Sumbawa Barat untuk nyebrang ke Pulau Lombok. Kenapa ketemuan ? Well dua buddy saya itu bahkan lebih gila, mereka udah mulai tripnya dari Jawa, nyebrang ke Bali, nyebrang lagi ke Lombok, nyebrang lagi Sumbawa, nyebrang lagi ke Flores dan…………… balik lagi !!!( saya harap anda paham peta Indonesia eheheh ) Edan bener kan…
Intinya saya join Datz dan Ky saat perjalanan balik mereka menuju Jawa. Pagi hari yang cerah kita mulai perjalanan, start di Pototano, masuk ferry, semuanya normal dan menyenangkan, satu setengah jam kita sampai di pelabuhan Kayangan. Lanjut ke Mataram, do some job my buddys need to do, dan sorenya kita nyantai nyantai di pantai Senggigi, pantai primadona pulau Lombok. Dulu waktu masih umur sekitar sepuluh tahun, saya pernah juga ke Pantai Senggigi. Dalam memoriku pantai Senggigi waktu itu pantainya cantik banget, berpasir putih bersih, airnya berwarna biru keijoijoan, banyak pohon kelapa yang sangat teratur di pinggir pantai, tapi kok yang kulihat sore itu udah nggak sama dengan memoriku waktu pertama kali ke Senggigi. Apa memang udah berubah atau saya landing di spot yang beda, kurang tau juga sih, but overall pantai Senggigi yang sekarang ini sangat tidak menarik, pasirnya kusem, airnya buthek, banyak perahu nelayan berserakan di pantai, not nice at all. So kita nongkrong di pantai Senggigi sambil makan sate ayam dan minum es kelapa muda, nyam nyam nyam…. Satenya juga nggak enak deh…
Trus lanjut puter puter Mataram cari tempat makan yang asik dan stay semalam di Mataram.
Next day, siang hari baru kita lanjutkan trip menuju Bali. Ini sesi terberat, perlu sekitar empat sampai lima jam untuk nyebrang ke Bali. Flash news untuk sesi ini buddy Ky, sempat lihat sekawanan lumba lumba melompat lompat di samping ferry. Sekitar jam 19.30 kita sampai di pelabuhan Padang Bai, satu setengah jam berikutnya kita sampai di Denpasar. We got dinner di daerah dekat rumah sakit Sanglah, menunya nasi campur dengan ribuan lauk pauk, not really bad food dan yang mengejutkan kita cuma bayar dua puluh tiga ribu untuk tiga porsi nasi campur dan tiga es jeruk, Funtastic!! Setelah makan malam kita lanjut mau beli oleh oleh, so we back to the car, bayar parkir dan ready to go, ehh tunggu dulu kenapa si tukang parkirnya ngomel ngomel… oh ternyata duit parkirnya kurang, mene ketehe pak kalo bayar parkirnya dua ribuan, lagian bapaknya dandannya gak jelas sih, tukang parkir tapi dandan mirip pak ogah, jangan salahkan kita kalo ngasih diut parkir seikhlasnya, perasaan juga sudah tak kasih empat koin lima ratusan tadi, kan pas… kenapa masih ngambek?? Sambil ngomel si tukang parkir balikin duit koinnya, yang setelah diselidiki lebih lanjut ternyata itu koin dua ratusan… eheheh ya maaf pak.. kita adalah manusia yang sedang capek.
Setelah dapet semua oleh oleh kita transit sebentar di rumah kontrakan my buddys. Jam sebelas wita pas kita lanjut lagi perjalanan menuju pelabuhan Gilimanuk, herannya udah selarut itu masih ada aja polisi yang coba coba malak kita, untung dengan segala kesaktiannya buddy Datz berhasil menang duel mulut dengan si polisi kurang kerjaan ini. Bravo buddy Datz !!
Jam dua dini hari kita mulai nyebrang menuju Jawa, kali ini baru berasa capek dan ngantuk banget, suasana Jawa sudah mulai terasa, diwalkili dengan lagu lagu “banyuwangian” yang di putar dengan volume tinggi di ferry yang kita tumpangi. Untuk yang kesekian kalinya kita ada di ferry lagi, rasanya kita sudah jadi teman baru yang mulai akrab. Perjalanan selanjutnya setelah dari pelabuhan Ketapang menuju Jember adalah black out, I was sleep like a baby. Jam enam pagi wib, kita sampai di Jember, hore…. Home sweet home.
Sebuah perjalanan yang panjang, melelahkan, menyenangkan dan indah untuk di ingat.